Just another WordPress.com site

>apload oleh affannur
ANALISIS PROGRAM ANIMASI PESAWAT

Tugas ini disusun guna memenuhi mata kuliah Pemrograman Terstruktur yang diampu oleh Dian Asmarajati M, Kom

Disusun Oleh:

1. Agus Siaturahman
2. Antohirin
3. Eni Desiani
4. A.Erwin

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SAINS AL QUR’AN DI WONOSOBO
2010

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah kami ucapkan pada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyelesaikan makalah ini Shalawat dan Salam kami haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah menyampaikan Risalahnya sampai kepada kita melalui Al-quran yang masih kita baca sampai saat ini.
Terima kasih kami ucapkan kepada bapak Dian Asmarajati, S.kom sebagai dosen pembimbing kami dalam mata kuliah “Pemrograman terstruktur”. Seterusnya kepada teman-teman yang telah mau membantu dalam menyelesaikan makalah ini.
Adapun dalam makalah ini saya mengangkat judul “ANALISIS PROGRAM ANIMASI PESAWAT”. Kami menyadari masih banyak kekurangan berupa penulisan, kelengkapan data dan keakuratannya. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca agar pada pembuatan makalah yang selanjutnya lebih baik dari pada makalah ini.

Pemakalah

PEMBAHASAN

• Masalah
Membuat Animasi Sederhana

• Analisis
Untuk membuat animasi tersebut kita membutukan 6 komponen yaitu :
1. Gambar background
2. Animasi gambar awan
3. Animasi gambar pohon
4. Kontrol gambar pesawat
5. Tombol
6. Timer

Desain Perancangan Top-Down

• Algoritma
1. Gambar Background
 Lebar dan tinggi background
.
2. Animasi Gambar Awan
 Looping gambar Awan
3. Animasi Gambar Pohon
 Looping gambar Pohon
4. Kontrol Gambar Pesawat
 Pengaturan / Kontrol Keyboad Pesawat
5. Tombol
 Tombol start
 Tombol stop
6. Timer

• Struktur Chart

• Implementasi Pada Program Dengan Procedure

//* procedure untuk animasi atau perulangan gambar pohon dan awan*//

procedure TFPesawat.GbObject;
var
I:Integer;
begin
KoordinatY1:=KoordinatY1+1;
KoordinatY2:=KoordinatY2+1;

if KoordinatY1>Background.Height then
KoordinatY1:=-32;

if KoordinatY2>Background.Height then
KoordinatY2:=-32;

Background.Canvas.Draw(0,0,GbKosong);

for i:=0 to 6 do
begin
if i mod 2=0 then
Background.Canvas.Draw(I*32,BackY2,GambarAwan.Picture.Graphic);
end;

for i:=0 to 6 do
begin
Background.Canvas.Draw(I*32,BackY1,GambarPohon.Picture.Graphic);
end;

Background.Canvas.Draw(PosX,PosY,GambarPesawat.Picture.Graphic);
end;

//*Procedure Untuk Mengatur lebar dan tinggi pada background yang bisa dijangkau oleh pesawat *//

procedure TFPesawat.FormCreate(Sender: TObject);
begin
Gerak:=0;
KoordinatY1:=-32;
KoordinatY2:=-118;
GbKosong:=TBitmap.Create; //mengaktifkan variable GbKosong
GbKosong.Width:=Background.Width; //Mengatur lebar
GbKosong.Height:=Background.Height; //mengatur tinggi
PosX:=round(Background.Width/2)-16; //round digunakan untuk pembualatan
PosY:=Background.Height-32;
GbObject;
end;

//* Procedure Kontrol Pesawat dengan menggunakan tombol yang ditekan pada keyboard *//

procedure TFPesawat.FormKeyDown(Sender: TObject; var Key: Word;
Shift: TShiftState);
Begin

if key=vk_up then //jika ditekan tombol UP ARROW
Gerak:=1
else if key=vk_right then //jika ditekan tombol RIGHT ARROW
Gerak:=2
else if key=vk_down then //jika ditekan tombol DOWN ARROW
Gerak:=3
else if key=vk_left then //jika ditekan tombol LEFT ARROW
Gerak:=4;
end;

//* Procedure PadaSaat tombol keyboard dilepas*//

procedure TFPesawat.FormKeyUp(Sender: TObject; var Key: Word;
Shift: TShiftState);
begin
Gerak:=0;
end;

//*Prosedure OnTimer yang terkait dengan Tombol yang ditekan pada Keyboard*//

procedure TFPesawat.TmMainTimer(Sender: TObject);
begin
if Gerak = 1 then
PosY:=PosY – 2
else if Gerak = 2 then
PosX:=PosX + 2
else if Gerak = 3 then
PosY:=PosY + 2
else if Gerak = 4 then
PosX:=PosX – 2;

GbObject; //memanggil procedure
end;

//*Procedure ButtonStar *//

procedure TFPesawat.BtnStartClick(Sender: TObject);
begin
TmMain.Enabled:=True;
end;

//*Procedure ButtonStop *//

procedure TFPesawat.BtnStartClick(Sender: TObject);
begin
TmMain.Enabled:=False;
end;

PENUTUP

1.Kesimpulan

Untuk menganalisis atau menganalisa sistem secara efektif, kita membutuhkan lebih dari sekedar perangkat permodelan; yaitu metode. Metode ini dari waktu ke waktu berubah sesuai dengan perkembangan teknologi. Siklus ini cenderung menglami perubahan yang berarti dengan ditemukannya bahasa generasi keempat dan terakhir generasi kelima dimana pendekatan dengan paradigma object-oriented dan kompatibilitas antar model.
Pada dasarnya ada dua metode pendekatan dalam membangun sistem, yang pertama yaitu top-down. Pada metode ini sistem yang diturunkan dari pemetaan secara global yang kemudian akan menurun ke arah yang lebih deskriptif. Metode ini dianalogikan sebagai pembuatan rumah yang dimulai dari aspek yang paling mendasar yaitu pondasi hingga ke bagian terkecil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: